Tampilkan postingan dengan label Khodam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khodam. Tampilkan semua postingan

8 Agu 2011

Browse: Home / / / Mengetahui khodam pada diri sendiri

Mengetahui khodam pada diri sendiri

Untuk mengecek khodam yang ada pada diri kita sendiri,kita bisa melakukannya dengan amalan di bawah ini :

Puasa 1 hari dan tidak memakan makanan yang bernyawa pada hari kamis.

Niat puasa :

Nawaitu shoma godin liqodoi hajati sunatan lilahi taala

Tepat jam 12 malam mandi besar dan memakai wangi wangian tanpa alkohol dan masuk kedalam kamar yang gelap, di usahakan tanpa cahaya yang masuk sedikit pun.

kemudian lakukan sholat hajat 2 rakkat

16 Feb 2011

Browse: Home / / / Sifat Khodam

Sifat Khodam

khodam adalah bentuk jamak dari khodim atau yang jika dalam bahasa indonesia artinya pembantu. Kata khodim jika dalam bentuk jamak menjadi khuddam dan karena dialeg bahasa indonesia menjadi khodam. Mereka yang mempelajari ilmu gaib akan sering mendengar istilah ini atau akrab dengannya. Oleh para pemburu ilmu khodam sering juga disebut pembantu gaib.

Apakah semua khodam baik?

Sebelum saya mejawab pertanyaan itu saya akan membagi bahwa khodam di bagi menjadi 2 macam yaitu khodam jin dan khodam malaikat, khodam jin dibagi menjadi dua yaitu khodam mukmin dan khodam kafir, sedangkan khodam malaikat seluruhnya bertujuan untuk membantu kebaikan manusia.

Dalam pandangan para ulama ada banyak kontroversi tentang apakah boleh manusia bersahabat dengan jin. Ada yang membolehkanya, ada yang tidak berpendapat dan adapula yang melarangnya, namun kita tidak akan membahas perbedaan pendapat itu.namun satu hal yang harus di catat bahwa para ulama sebenarnya hanya tidak ingin manusia memuja-muja khodam hingga dikhawtirkan ke arah perbuatan syirik. Bagi anda yang sudah mendalami syariat dan mengetahui tentang mana yang boleh dan tak boleh bisa anda pahami sendiri.

13 Feb 2011

Browse: Home / / / Tentang Khodam

Tentang Khodam

Yang dimaksud khodam dalam uraian ini adalah penjaga yang didatangkan dari dunia ghaib untuk manusia, bukan untuk benda bertuah. Didatangkan dari rahasia urusan Ilahiyah yang terkadang banyak diminati oleh sebagian kalangan ahli mujahadah dan riyadlah tetapi dengan cara yang kurang benar. Para ahli mujahadah itu sengaja berburu khodam dengan bersungguh-sungguh. Mereka melakukan wirid-wirid khusus, bahkan datang ke tempat-tempat yang terpencil. Di kuburan-kuburan tua yang angker, di dalam gua, atau di tengah hutan.

Ternyata keberadaan khodam tersebut memang ada, mereka disebutkan di dalam al-Qur’an al-Karim. Diantara mereka ada yang datang dari golongan Jin dan ada juga dari Malaikat, namun barangkali pengertiannya yang berbeda. Karena khodam yang dinyatakan dalam Al-Qur’an itu bukan berupa kelebihan atau linuwih yang terbit dari basyariah manusia yang disebut “kesaktian”, melainkan berupa sistem penjagaan dan perlindungan yang diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh sebagai buah ibadah yang mereka lakukan. Sistem perlindungan tersebut dibangun oleh rahasia urusan Allah s.w.t yang disebut “walayah”, dengan itu supaya fitrah orang beriman tersebut tetap terjaga dalam kondisi sebaik-baik ciptaan. Allah s.w.t menyatakan keberadaan khodam-khodam tersebut dengan firman-Nya:

لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ


“Bagi manusia ada penjaga-penjaga yang selalu mengikutinya, di muka dan di belakangnya, menjaga manusia dari apa yang sudah ditetapkan Allah baginya. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka merubahnya sendiri”. (QS. ar-Ra’d; 13/11).